Menariknya Konsep Pariwisata Halal

Photo by Sunyu on Unsplash

#GenSyariah tau nggak sih kenapa kita di waktu- waktu tertentu disarankan untuk berlibur atau mengunjungi tempat untuk sekedar jalan- jalan, menikmati pemandangan yang indah, atau meluangkan waktu untuk bersantai sejenak?

Yap, betul banget, dikutip dari bobobox.co.id, beberapa manfaat yang bisa #GenSyariah rasakan jika meluangkan waktu untuk refreshing adalah dapat membentuk pikiran menjadi lebih positif dan merasa lebih bahagia serta menenangkan pikiran dari aktifitas sehari- hari yang cukup padat.

Tapi #GenSyariah juga perlu memastikan kalau tempat wisata yang dikunjungi memberi pelayanan yang mendukung bagi #GenSyariah sebagai seorang Muslim atau yang saat ini dikenal sebagai pariwisata halal.

Pariwisata Halal, apakah tempat wisata tersebut hanya boleh dikunjungi oleh Muslim saja?

Halal yang dikaitkan dengan konsep pariwisata bukan berarti tempat wisata tersebut hanya boleh dikunjungi oleh wisatawan Muslim saja. Seluruh wisatawan dapat berkunjung ketempat wisata tersebut tanpa memandang perbedaan agama, ras, suku dan sebagainya. Hanya saja terdapat fasilitas yang ramah terhadap Muslim, seperti tersedianya makanan dan minuman halal, sarana ibadah dan lain sebagainya. Kehadiran pariwisata halal dapat dijadikan sebagai pilihan bagi wisatawan Muslim yang tidak hanya ingin memenuhi kebutuhan rekreasi atau wisata saja akan tetapi juga dapat sekaligus memenuhi kebutuhan spiritualnya.

Lalu sebenarnya konsep dari Pariwisata Halal itu seperti apa sih?

Pembahasan kali ini Syariah.in akan sharing-sharing bareng #GenSyariah untuk lebih mengenal konsep dari pariwisata halal. Jadi, pada dasarnya konsep pariwisata halal adalah Muslim friendly atau ramah Muslim. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia,  yaitu sekitar 229 juta jiwa atau 87,2%  dari 263 juta jiwa penduduk Indonesia adalah Muslim (ibtimes.id). Potensi tersebut semakin memfokuskan Indonesia untuk terus mengembangkan konsep pariwisata halal sejak sekitar lima tahun terakhir dengan harapan menjadi pusat wisata halal dunia. Hal ini dibuktikan dengan dicapainya peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019, yang diumumkan oleh CrescentRating – Mastercard (kemenparekrag.go.id).

Berdasarkan kutipan dari laman resmi kemenparekraf, tujuan dari dibentuknya konsep pariwisata halal adalah untuk memenuhi kebutuhan dan pengalaman wisatawan Muslim. Bentuk fokus penerapannya pun memiliki perbedaan dengan pariwisata pada umumnya nih #GenSyariah, diantaranya seperti:

  1. Tersedianya makanan dan minuman halal, untuk menjamin kebutuhan wisatawan muslim akan makanan dan minuman halal selalu terpenuhi.
  2. Terdapat fasilitas ibadah berkualitas (Masjid/Musholla). Poin ini  juga jangan sampai terlewat kalau #GenSyariah ingin berwisata, sehingga tetap mendukung #GenSyariah agar dapat menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.
  3. Toilet bersih dengan air memadai. Ketersediaan toilet dan air bersih juga dibutuhkan untuk mendukung terpenuhinya poin kedua.
  4. Bebas dari Islamophobia. Dikutip dari kumparan.com, Islammophobia adalah timbulnya perasaan takut dan benci yang berujung diskriminasi terhadap Islam dan umat muslim dari kehidupan ekonomi, sosial, dan bermasyarakat serta menganggap Islam lebih seperti ide politik yang bengis daripada berupa suatu agama.
  5. Memberi nilai manfaat sosial
  6. Program ramadhan, yaitu memberi pelayanan yang sesuai ketika wisatawan muslim menjalankan ibadah puasa.
  7. Memberi pengalaman unik bagi wisatawan yang tidak didapatkan di tempat wisata pada umumnya.
  8. Bebas dari aktivitas non halal yang dilarang dalam Islam.
  9. Penyediaan area rekreasi dengan privasi. Hal ini juga tidak kalah penting untuk tetap dapat memberi kepuasan kepada wisatawan berupa ruang privasi.

Nah, bagaimana #GenSyariah? Sekarang sudah mulai memahami konsep pariwisata halal bukan? Jadi konsep pariwisata halal sangat membantu #GenSyariah untuk bisa menikmati tempat wisata dengan tetap memberi kenyamanan berupa penyediaan fasilitas- fasilitas yang muslim frendly.

Penulis :

Dicka Mega Kriswanda

Reviewer :

Lusiana Ulfa Hardinawati, S.Ei., M.Si

Editor :

Nulido Firgiyanto

Sumber :

bobobox.co.id https://www.bobobox.co.id/blog/7-manfaat-kalau-kamu-suka-meluangkan-waktu-untuk-refreshing/

Kompasiana https://www.kompasiana.com/gigih98582/5d6cc745097f362d34323a82/salah-kaprah-orang-indonesia-memahami-konsep-wisata-halal?page=all

Ibtimes https://ibtimes.id/data-populasi-penduduk-muslim-2020-indonesia-terbesar-di-dunia/

Kumparan https://kumparan.com/romy-bareno-1570686238837461828/islamophobia-1s1lFMbbv7J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: