Mengapa Tidak Banyak Negara di Dunia yang Menggunakan Ekonomi Syariah/Islam Sebagai Sistem Ekonomi yang Utama?

Assalamualaikum #GenSyariah

Sistem ekonomi secara sederhana dapat didefinisikan sebagai unsur-unsur ekonomi yang berkaitan dan saling bekerja bersama guna memecahkan masalah ekonomi yang muncul serta untuk mencapai tujuan ekonomi ‘tertentu’.

Mengapa tertentu? Karena sistem ekonomi di masing-masing negara berbeda dan tidak bisa disamakan.

Sistem ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang berdasarkan syariat Islam dan berlandaskan al Qur’an dan Hadits, sistem ekonomi syariah ini lebih populer di negara dengan mayoritas penduduknya muslim.

Sistem ekonomi dalam suatu negara mencakup banyak hal yang kompleks karena sebuah sistem ekonomi akan menentukan kebijakan perekonomian yang diambil oleh suatu negara. Jadi, ketika berbicara sistem ekonomi, bukan hanya sekadar membahas penjualan produk keuangan syariah. Tidaklah mudah bagi sistem ekonomi syariah menjadi sistem ekonomi dalam suatu negara, apalagi untuk bisa masuk dan menjadi bagian sistem ekonomi di negara dengan penduduk minoritas muslim.

Namun, meskipun tidak menjadi sistem ekonomi dalam suatu negara, ekonomi syariah bisa menjadi bagian dalam industri keuangan suatu negara dengan penjualan berbagai produk keuangan syariah. Produk keuangan syariah tidak hanya dijual di negara berpenduduk mayoritas muslim saja, karena produk keuangan syariah tidak terbatas konsumennya. Produk keuangan syariah bisa dijual kepada siapa saja, baik muslim maupun non muslim. Sebagai contoh, Al Rayan Bank yang menjual produk keuangan syariah di Inggris (https://www.alrayanbank.co.uk/).

Demikian, semoga mencerahkan

Lusiana Ulfa Hardinawati, S.EI, M.Si

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: