Rasakan Kemudahan Membayar Zakat Secara Online

Sebagai agama yang komperhensif, Islam tidak hanya mengatur bagaimana hubungan manusia dengan Tuhannya (hablum minallah) tetapi juga mengatur bagaimana hubungan antar mahluk dengan mahluk (hablum min annas). Dalam mengatur masalah perekonomian dan sosial, Islam sebenarnya telah memberikan solusi yakni melalui zakat sebagai instrumen fiskal dalam pendistribusian harta kekayaan dari Muzaki (orang yang mengeluarkan zakat) kepada Mustahik (orang yang menerima zakat).

Ditinjau dari definisinya zakat berasal dari kata zaka, yazku, zaka-an, atau zakiya, yazka, dan zakan yang artinya suci, berkembang, bersih, tumbuh, bertambah, dan berkah namun juga memiliki arti menyucikan dan membersihkan. Seperti yang disebutkan dalam Qs. Asy-Syam: 9 yang artinya “sesungguhnya beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)”. 

Zakat merupakan instrumen ibadah yang memiliki sisi ekonomi dan sosial yang tinggi, dalam praktiknya pendistribusian zakat hanya boleh diperuntukan untuk delapan golongan saja, seluruhnya merupakan kelompok yang dalam kondisi lemah dan tidak mampu. Dengan membayar zakat maka #GenSyariah akan mendapatkan dua kebaikan yakni berupa kebaikan spiritual sekaligus kebaikan sosial.

Seiring dengan perkembangan teknologi, membayar zakat kini lebih mudah karena dapat dilakukan secara online tanpa harus bertemu langsung dengan amil sebagai pihak yang mengumpulkan serta menyalurkan zakat. Membayar zakat dengan metode online dapat mempermudah #Gensyariah karena dapat dibayarkan dimana saja melalui sistem pembayaran digital seperti internet banking, marketplace dan cara pembayaran online lainnya. 

Bagaimana jika #GenSyariah ragu akan hukum membayar zakat secara online? mengutip pendapat dari Syaikh Yusuf Al Qardawi pada laman zakat.or.id mengenai membayar zakat secara online, bahwa “Seorang pemberi zakat tidak harus menyatakan secara eksplisit kepada Mustahik bahwa dana yang ia berikan adalah zakat”. Dalam kata lain syarat sah utama zakat adalah niat dari Muzaki. Akad jabat tangan bukanlah syarat sah dalam menunaikan zakat. Akad zakat tidak hanya bisa dilakukan dengan berjabat tangan saja, namun dengan melalui konfirmasi telah melakukan zakat kepada Amil pun sudah bisa menjadi akad.

Dengan membayar zakat secara online #GenSyariah dapat merasakan keuntungan dan kemudahan, diantaranya :

  1. #GenSyariah dapat dengan mudah melakukan pembayaran kapan saja dan dimana saja.
  2. Memudahkan Amil membuat laporan keuangan secara transparan dan didukung dengan adanya bukti transaksi yang dibuat otomatis oleh penyedia jasa sistem pembayaran.
  3. Proses penyaluran zakat lebih cepat ke Mustahik.

Selain tiga keuntungan dan kemudahan yang dapat #GenSyariah rasakan ketika memilih membayarkan zakat secara online, #GenSyariah juga dapat terbantu dengan banyaknya fitur yang disediakan ketika membayarkan zakat secara online. Salah satunya adalah fitur kalkulator zakat yang dapat membantu #GenSyariah menghitung kewajiban zakat yang harus dikeluarkan, sehingga akan sangat membantu dan lebih praktis jika dibandingkan dengan menghitung secara manual.

Penulis :

Mohammad Riko Prastio

Reviewer :

Lusiana Ulfa Hardinawati, S.Ei., M.Si.

Editor :

Nulido Firgiyanto

Sumber : 

Baznas https://basnaz.go.id

Hukum Membayar Zakat Online. Dompet Dhuafa https://zakat.or.id/hukum-membayar-zakat-online/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: