Mengenal Lebih Dekat Stakeholder Ekonomi Syariah di Indonesia

Background photo created by freepik – www.freepik.com

Apa pendapat #GenSyariah ketika mendengar pernyataan bahwa upaya pengembangan ekonomi syariah di Indonesia bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja? 

#GenSyariah Setuju atau tidak?

Silahkan tulis pendapat #GenSyariah di kolom komentar.

Pada postingan ini, Syariah.in akan mengajak #GenSyariah berkenalan dengan Stakeholder Ekonomi Syariah di Indonesia, kira-kira siapa saja ya Stakeholder yang berperan dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia? Mari simak pembahasan selengkapnya.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 telah mengelompokkan Stakeholder ekonomi syariah kedalam dua kategori, yaitu Kementrian dan Lembaga. #GenSyariah pasti sudah tidak asing lagi dengan peran dari kementrian di Indonesia yang memiliki andil besar dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah melalui tugas, pokok dan fungsinya masing-masing. Selain kementrian terkait, terdapat juga lembaga pemerintah maupun lembaga nonpemerintah yang memiliki sumbangsih cukup besar untuk mendukung kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Selain itu #GenSyariah perlu juga mengetahui bahwa ternyata asosiasi/organisasi masyarakat juga memiliki pengaruh yang luas biasa sebagai Stakeholder ekonomi syariah di Indonesia. 

Selanjutnya mari kita telaah satu persatu dari ketiga pengelompokkan diatas kementrian, lembaga dan organisasi masyarakat apa saja yang termasuk kedalam stakeholder ekonomi syariah di Indonesia, berikut rinciannya :

  1. KNEKS

Komisi nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) adalah lembaga pemerintah yang bertujuan untuk melakukan peningkatan dan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. KNEKS merupakan Stakeholder yang dinaungi oleh Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dan merupakan bentuk sinergitas antara Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementrian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementrian PPN/Kepala Bappenas, Kementrian Agama, Kementrian BUMN, Dewan Komisioner LPS, Kementrian Koperasi dan UKM serta Majelis Ulama Indonesia.

  1. Lembaga Lainnya

Selain KNEKS yang merupakan ujung tombak pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, lembaga lain yang memiliki peran sebagai koordinator yang memiliki fungsi sama pentingnya selayaknya KNKES diantaranya adalah, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), badan Pengelola Keuangan Haji, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Perdagangan, Kementrian Perindustrian, Kementrian Pertanahan Nasional, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrian Pertanian, Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Wakaf Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Kementrian Komunikasi dan Informasi. Beberapa lembaga tersebut tergolong sebagai lembaga yang berperan sebagai regulator.

  1. Asosiasi/Organisasi Masyarakat

#GenSyariah mungkin akan setuju bahwa bukan hanya lembaga atau instansi yang berasal dari pemerintahan saya yang memiliki peran dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, asosiasi atau organisasi masyarakat juga memiliki peran masing-masing. Karena perkembangan ekonomi syariah tidak dapat dipisahkan begitu saja dari peran masyarakat umum yang tergabung dalam organisasi atau asosiasi seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, asosiasi insdustri, dan komunitas.

Kini #GenSyariah sudah lebih mengenal siapa saja Stakeholder yang berperan dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia bukan? Satu hal yang terpenting dalam pengembangan ekonomi syariah bukan hanya bertumpu pada Stakeholder yang sudah disebutkan diatas, karena #GenSyariah juga menjadi bagian dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Lalu bagaimana bentuk kontribusi yang dapat #GenSyariah berikan? Salah satu caranya adalah mulai peduli dengan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, dicerminkan dalam bentuk mempelajari hal-hal yang terkait mengenai ekonomi syariah serta menyebarkan informasi yang akurat mengenai perkembangan ekonomi syariah. Semua itu bisa #GenSyariah lakukan bersama dengan Syariah.in dalam bentuk dukungan untuk membaca, mengikuti sosial media dari Syariah.in serta membagikan informasi yang kami berikan melalui sosial media pribadi #GenSyariah. Sehingga akan banyak orang yang peduli dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Penulis :

Nulido Firgiyanto

Reviewer :

Lusiana Ulfa Hardinawati, S.Ei., M.Si

Editor :

Nulido Firgiyanto

Sumber :

Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 (Kementrian Pembangunan Nasional)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: